Colocation vs. Dedicated Server

Walaupun colocation server terlihat lebih murah dan terjangkau untuk jangka panjang, namun perlu investasi yang sangat besar dibandingkan dengan menggunakan dedicated server. Beberapa perusahaan menengah dan besar mengeluarkan sekitar $5 untuk pembelian server, firewall, switch kemudian membayar teknisi dan insinyur untuk mempersiapkan segalanya dan bersaing dalam hal pemeliharaan. Seperti yang anda ketahui peralatan dengan kualitas yang baik tidaklah murah, namun akan lebih aman jika kita memilih peralatan yang dapat diandalkan.

Selain biaya persiapan diatas dengan colocation server berarti anda juga harus membayar biaya bulanan untuk sewa ruang, menambah daya, bandwith, IP, pajak dan sebagainya. Anda juga akan kehilangan keuntungan setiap bulannya dibandingkan dengan menggunakan dedicated server. Ketika sebuah perusahaan menggunakan colocation server maka mereka akan terikat kontrak minimal satu tahun dengan fasilitas colocation dan komitmen seumur hidup dengan server yang mereka beli.

Jika dipikirkan apakah kita akan terus menggunakan komputer yang sama untuk jangka 10 tahun mendatang?, padahal server, perangkat lunak, dan sistem operasi harus selalu diperbaharui untuk meningkatkan kualitas dan persaingan. Sehingga colocation dapat menjadi solusi yang baik bagi perusahaan yang mampu membayar biaya besar dimuka, biaya tenaga kerja yang diperlukan untuk terus bekerja dalam hal pemeliharaan peralatan dan membeli server baru ketika yang lama sudah usang.

Sedangkan dengan menggunakan dedicated server, selain mengurangi biaya juga dapat menenangkan pikiran. Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya besar di muka, penambahan daya, bandwith, IP, pajak dan lainya karena semua sudah menjadi satu dalam satu paket dedicated server. Anda juga tidak perlu memikirkan tenaga kerja yang harus selalu memecahkan masalah ketika server down atau melakukan perawatan rutin. Kebutuhan upgrade server ataupun penambahan daya, bandwith hanya dengan sekali klik dengan tidak ada biaya tambahan sama sekali.

Untuk melihat perbandingan biaya penggunaan colocation server dan dedicated server, mari kita lihat tabel dari Vault Network dalam jangka waktu satu tahun, dua server dan menggunakan spesifikasi yang sama yaitu: Xeon Quad-Core; Intel X3430 (Lynnfield) Quad-Core 2.4Ghz, memori 4GB, 500GB SATA 7200 RPM Hard Drive 1 & 2; Centos Enterprise Linux 64bit 5x; firewall berbasis Cisco; switch.

Seperti yang anda lihat, perbedaan biaya dalam jangka waktu satu tahun cukup besar. Jika anggaran keuangan anda sangat sensitif maka solusi yang paling baik adalah menggunakan dedicated server, tetapi jika anda memiliki uang dan sumber daya yang cukup colocation adalah pilihan yang tepat untuk jangka panjang.

About the Author

has written 175 stories on this site.

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Isi dan komentar tanggung jawab masing masing pengirim. Gambar yang ditampilkan dalam artikel tidak selamanya mencerminkan isi artikel atau produk .Hanya dipakai sebagai Ilustrasi berita.





Web Security Made Easy         > | © 2009   > Hosted by : Web Developer Jogja | MDU MariaDB Community |
2020 | kabarIT.com. All rights reserved.
KabarIT merupakan techno blog yang menyajikan informasi seputar IT yang hangat dan menarik. Isi dan komentar tanggung jawab masing-masing komentar. Selengkapnya...