Gerakan Anti Malaysia Menjalar di Facebook

Malingsia

Dampak iklan Malaysia yang mengaku-aku tarian Pendet asal Bali sebagai budaya Malaysia menjalar ke Facebook. Sebuah group di Facebook dengan nama “Anti Malaysia (Malingsia)” tercatat memiliki 97.246 orang anggota(26/8). Dalam group tersebut berisi hujatan-hujatan kepada Malaysia yang disamakan dengan pencuri kebudayaan.

“Malaysia, Truly the Thief of Asia. Because they dont have their own culture, they just have to steal and admit our culture as theirs. They also want to steal our territory. Also they are exporter of terrorists to Indonesia. Indonesian Unite!!! Dont let them do as they wish and step on our nation’s honour and pride. Lets defend Indonesia.” Salah satu komentar anggota di group tersebut.

Tercatat 221 foto dan 7 video yang mengilustrasikan kecaman kepada Malaysia. Foto-foto yang cenderung kasar ini memang sengaja dibuat oleh pembuat group ini sebagai wujud protes. Namun ternyata tidak hanya orang Indonesia yang menjadi anggota group ini, sejumlah orang Malaysia juga menyusup menjadi anggota group ini untuk membalas hujatan-hujatan yang ditujukan kepada negaranya.

Sebelumnya tidak hanya tarian pendet, namun Reog Ponoroga dan Lagu Rasa Sayange dari Maluku sempat di aku-aku berasal dari kebudayaan Malaysia. Kecaman pedas juga dilakukan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia Jero Wacik melalui Dubes RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar telah menyampaikan nota protes kepada Menteri Penerangan dan Kebudayaan Malaysia Rais Yatim. MaSuk

About the Author

has written 823 stories on this site.

16 Comments on “Gerakan Anti Malaysia Menjalar di Facebook”

  • adi amirulloh wrote on 28 August, 2009, 11:14

    malaysia bangsat

  • adi amirulloh wrote on 28 August, 2009, 11:25

    saudara/i sebangsa dan setanah air
    apakah kita akan diam saja melihat tanah,budaya,lagu kebangaan kita (indonesia raya) dilecehkan,apa kata para pahlawan kita bila tanah air yang diperjuangkannya dilecehkan oleh malaysia,wajarkah hanya di selesaikan dengan cara dialog dan dialog?

  • barudak_15 wrote on 31 August, 2009, 18:15

    SAUDARA/I, MARI KIBARKAN SEMANGAT UNTUK PERJUANGKAN HARKAT DAN MARTABAT BANGSA INDONESIA. KITA TAHU BANGSA KITA BANGSA YANG KAYA DAN MAKMUR HANYA KITA SERING KHILAF TDK MENGELOLANYA DGN BAIK..SEKARANG DAN MAU SAMPAI KAPAN LAGI KITA TERUS DIINJAK,BANGKIT INDONESIAKU,BANGKIT AREK-AREK PEJUANG INDONESIA!!! BERANGUSKAN BUDAYA “PLAGIATISME”…

  • jojoo wrote on 3 September, 2009, 19:56

    say fuck and figh

  • pantekk!!!!!!!!!!!! wrote on 6 September, 2009, 14:38

    plesetan lagu malaysia

    Malingsial ku

    Negaraku…
    Tanah tumpahnya muntahku…
    rakyat mati…
    bercerai dan runtuh…

    Rahmat sengsara…
    anjing karuniakan…
    Raja maling…
    selamat bersenggama…

    Rahmat sengsara…
    Tuhan kurniakan…
    Raja maling…
    selamat bersenggama…

    Negara ku…
    Tak berbu……daya…
    Kebudayaan orang…
    …Karuniakan untuk ku…

    Negaraku…
    Tanah gersang ku…
    Tak punya malu…
    Dan kemaluan…

    Rahmat senggama…
    Nikmat selangkangannya…
    Raja kita…
    Selamat Bercinta…

    Rahmat tuhan
    Tak bernyawa
    Mati terkutuk
    Selama lamanya 👿

  • pantekk!!!!!!!!!!!! wrote on 6 September, 2009, 14:39

    sebarkan lagu ini ke teman2 mu……niscaya engkau akn mndpat reski yg berlimpah…. 😛 😛

  • badrul wrote on 9 September, 2009, 8:31

    kita ga perlu menghujat malaysia bro, kita perlu langkah nyata untuk menunjukan bahwa kita bukan kelas indon (kelas miskin). salah satunya GA USAH BELI PRODUK PRODUK MALAYSIA (PRODUK / JASA APAPUN DARI MALAYSIA. KITA SEBISA MUNGKIN MENGGUNAKAN PRODUKSI ASLI DALAM NEGERI…..
    salam perjuangan

  • ariz, semarang wrote on 10 September, 2009, 23:14

    malingsiak bangsat…. ❗

  • ariz wrote on 10 September, 2009, 23:15

    GANYANG MALINGSIAK 👿

  • Angga wrote on 14 September, 2009, 10:18

    Dasar pencuri kebudayaan negara lain ”MALINGSIA”

  • mase mungil wrote on 29 September, 2009, 13:04

    http://oscorner.co.cc/2009/09/saykoji-copy-my-style/

    Saykoji pun ikut andil bicara…hahwahhwahw Malingsia… Copy My styLe……

  • najma wrote on 2 October, 2009, 19:06

    tuh….ada lagu bagus ➡

  • angga, jakarta wrote on 26 November, 2009, 2:17

    > bro salam perjuanagn.. da brita mengejutkan neh!! mang sih dah basi, ternyata malingsia pernah melayangkan nota protes kepada provinzi kep. riau.. karena masyarakat nya menyebut dengan slogan negari seribu gurindam!! mereka meng anggap merekalah yg patut puny sebutan itu tapi faktany mereka tidak punya data yg valid tuk itu. satu lagi, malingsia memaksa warga riau kep untuk mengajarkan tarian melayu untuk mereka padahal mereka yg sebut sendiri bahwa malingsia mayoritas penduduk melayu, tapi ko g bisa tari melayu.. apa kata dunia??? hahahaha 😆

  • bovenk all jakarta wrote on 7 January, 2010, 13:06

    guw nak indonesia ga rela indonesia di bobol budayanya guw anti malaysia………..???
    malaysia  f
                      u
                       C      
                       k 
                              U  all…………….????     

  • Apank's wrote on 8 March, 2010, 13:58

    singkatan dari Malaysia: OKB : Orang Kaya Baru
    Mengaku agama islam tpi bertingkh sperti gk pnya agama
    pngran na gk cocok nma na klantan cocok na pngeran gk jantan
    gk pnya bdaya tpi ngebajak bsa itu lah kebisaan dari Malaysia

  • Ken Arok Putra Blitar wrote on 2 July, 2012, 12:20

    jangan sebut diri anda seorang nasiolisme di negeri bumi pertiwi ini kalau anda diam diri oleh kebiadapan malaysia…

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Isi dan komentar tanggung jawab masing masing pengirim. Gambar yang ditampilkan dalam artikel tidak selamanya mencerminkan isi artikel atau produk .Hanya dipakai sebagai Ilustrasi berita.





Web Security Made Easy         > | © 2009   > Hosted by : Web Developer Jogja | MDU MariaDB Community |
2020 | kabarIT.com. All rights reserved.
KabarIT merupakan techno blog yang menyajikan informasi seputar IT yang hangat dan menarik. Isi dan komentar tanggung jawab masing-masing komentar. Selengkapnya...