CicakMan, Film Hero Komedi Malaysia

cicak1-1024x7681

Cicak-Man merupakan film negara tetangga Malaysia yang kabarnya diproduksi dengan budget 5 milyar rupiah dan sudah mengeruk keuntungan sebanyak 20 milyar. Proses pembuatan film ini menggunakan gabungan antara karakter yang sesungguhnya (manusia dengan balutan kostum) dengan karakter hasil animasi 3 dimensi baik menggunakan green screen ataupun dengan cara editing langsung. Melihat kemungkinan pasar yang ada, sang produser merasa perlu mengembangkan film ini hingga sekuel ketiganya.

rrama-2-1024x768cicakman2poster

 

 

 

 

 

 

 


Nah, hal yang menarik dari pembuatan film superhero bernuansa komedi ini adalah kehadiran Tamara Bleszynski sebagai karakter Antagonis (seperti ditunjukkan pada gambar di atas) pada sekuel keduanya. Sedangkan, untuk sekuel ketiganya, digunakan beberapa tenaga kreatif Indonesia yang terdiri dari beberapa orang alumnus STMIK Amikom Yogyakarta untuk memberikan sentuhan digital berupa animasi dan karakter 3 dimensi. Beberapa opini masyarakat terhadap sekuel cicakman seri 1 dan 2 sepertinya membuat sang sutradara berpikir untuk meningkatkan kualitas film ini dengan membesut beberapa tenaga kreatif muda Indonesia untuk sekuel ketiganya.

cicakman-2-planet-hitam-poster1

Secara visual, kualitas film Cicak-Man sekuel 1 dan 2 mirip dengan film tokusatsu seperti kamen rider buatan industri film Jepang. Sedangkan dari segi alur ceritanya, film heroik ini mengusung ide cerita mirip dengan Spiderman, namun dibalut komedi. Bermula dari ketidaksengajaan seorang pemuda tanggung, Hairi (Saiful Apek) yang tinggal di sebuah kota bernama Metrofulus yang secara tidak sengaja menelan seekor cicak hasil percobaan ilmiah di sebuah laboratorium. Tetapi rupanya kecelakaan itu membawa hikmah. Hairi pun menjadi sakti mandraguna. Ia memiliki kemampuan layaknya seekor cicak dan menjadi tokoh utama dalam serial Cicak Man ini. Kemampuannya yang tak hanya bisa merayap di tembok namun juga bisa menggunakan lidah untuk bergelantungan layaknya jaring Spiderman menghadirkan sensasi kelucuan dan keunikan tersendiri. Hmmm…  mampukah film Cicak Man merebut perhatian khalayak di tengah tingginya stressing antara Indonesia dan Malaysia oleh kisah Manohara? Kita lihat saja…

8 thoughts on “CicakMan, Film Hero Komedi Malaysia”

  1. hmm… kenapa pemuda Indonesia yang kreatif tidak diberi wadah yang sesuai ya….
    masa harus berkarya di negara lain yang pada akhirnya hanya memajukan negara lain??
    Bayangkan kalo nanti sekuel ketiga malah sukses, tentunya hasil dari negara tersebut diklaim miliknya…. ck ck ck….

  2. Besok di Indonesia bikin Tokek Man, Buaya man, Kadal buduk man, komodo man, dan Supar man.
    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: 😆 😆 😆

  3. Kasian amit para pemuda indonesia yg mempunyai jiwa seni tinggi harus berkreasi di negara tetangga cuma karena negara ini ga memiliki wadah dan dukungan yg baik..
    mudah2an aja mereka pada ga disiksa kaya para tki & tkw, Mudah2an juga mereka ga diculik kaya manohara… :mrgreen:

  4. yeah.. malay again…
    sebenernya kurang setuju juga,, kenapa tu anak 3 disana.. tapi klo ngga gitu juga mereka ngga bisa berkembang.. moga aja mereka bisa bagi ilmunya di indo…

    yang gw kenal tu anak 3 anak ngga pelit ilmu kok.. moga aja masih ngga pelit..
    moga sukses kawan..

  5. seharusnya anak anak bangsa mendapatkan wadah yang tepat untuk meyalurkan hobinya, kalo gini terus wah bisa dimanfaatin si malon nih… !!! 😆

  6. mereka pastinya juga gak akan buat film d malaysia klo di sini ada yang mau bayar mereka kan??

    tp aneh, klo malaysia yg ambil di hina, tp klo d ambil negara laen kyk amerika ato jepang, pasti di bangga2in kan??

Leave a Reply

Your email address will not be published.