Sistem Tabulasi KPU Dijajal Hacker

Ilustrasi Walaupun KPU sudah mengajak komunitas bawah tanah untuk bersama-sama menjaga sistem komputer KPU selama pemilu, masih ada juga serangan-serangan dari hacker lokal yang ingin menjajal untuk menerobos ke sistem komputer KPU. Serangan terjadi pada Sistem Tabulasi Elektronik Nasional (real count) Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari Sabtu (11/4).(dikutip dari Depkominfo)

 

gb: ilustrasi

Penyerangan terjadi dengan berusaha menembus keamanan jaringan pada tampilan data di Tabulasi Nasional Pemilu (TNP) dan KPU.go.id. Serangan-serangan ini dilakukan cukup intensif pada hari Sabtu itu. Sekitar puluhan orang melakukan serangan tersebut. Memang jumlah ini jauh dibandingkan pada saat pemilu 2004. Hal ini juga dikarenakan KPU bekerja sama dengan ID SIRTII dan beberapa anggota komunitas underground.

Mengenai serangan tersebut tim keamanan jaringan KPU semakin waspada akan serangan-serangan berikutnya. Telkom sebagai penyedia layanan jaringan Sistem Tabulasi Elektronik Nasional telah mendapatkan laporan dari KPU tentang masalah ini, dan telah melakukan langkah-langkah perbaikan.

Mengenai masalah hukum, “Kami belum memproses lebih lanjut secara hukum, tapi kami mengimbau berbagai pihak membantu menyukseskan pemilum” Menurut Tim Leader dari Tim IT KPU Husni Fahmi.

Sedangkan ancaman hukum bagi para pelaku serangan ini, Dalam pasal 300 UU No.10/2008 tentang Pemilu disebutkan: setiap orang yang dengan sengaja merusak, mengganggu, atau mendistorsi sistem informasi penghitungan  suara hasil Pemilu, dipidana dengan hukuman penjara paling singkat 60 bulan dan paling lama 120 bulan (12 tahun) dan denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak  Rp 1 miliar. Ma-Suk

15 thoughts on “Sistem Tabulasi KPU Dijajal Hacker”

  1. ktanya yang nyuruh hacker itu ngerusak tabulasi KPU katanya org singaoura yang iri ma ngara kita…….. and denger2 mreka di bayar $1.000 (Seribu Dolar) gile……….kan
    gwa tau krana gwa komunitas hacker, and knp tabulasi KPU bisa di rusak karena sistim keamanannya mudah di masukin tuch…….. kta komunitas gwa…….
    From
    Hacker_Jogja In Batam

  2. waduh…

    jgn bilang hacker’a yg ndesoo…

    tapi tanya dulu k KPU’a…tu beneran ngga…

    jgn2 cm nyari kambing hitam doang……..

  3. weh…3x…
    yg bener yang mana neh?
    tp aq denger2 juga dana yg turun buat KPU cukup besar,tp ga tau jumlah pastinya…
    harusnya system keamanan KPU yg jelas2 harus bgus masih ja acak2an…:-)
    biarin biar admin nya tambah mumet…:-p

  4. jangan2 cuma sabotase KPU saja

    karena KPU dianggap lambat Dalam Perhitungan suara

    jangan selalu salahkan hacker

    yang jadi pertanyaan sekarang orang yang kerja dibagian tabulasi KPU betul SDM_nya bagus

  5. Tolong dong jangan merepotkan dan menyusahkan bangsa sendiri. Dibantuin gitu lhoooooo.
    Harusnya kan jiwa nasionalisme yang dikedepankan.
    Ya….. saya doakan aja deh …

  6. kalau punya ilmu harusnya dipergunakan bwt yang berguna, jangan untuk mencari keuntungan semata, walaupun dirimu dibayar MAHAL, 😈 okey, ingat brow kiamat udah dekat…

  7. Makanya jangan Korupsi Terus, duit negara itu digunain betul2. Masak IT nya KACANGAN…….
    malu dong, bawa2 nama INDONESIA tuh……………………
    Malu ama IT Perbankan !!!! 😳

  8. Awal mulanya ya KPU juga. Kenapa sistem amburadul padahal dana ITnya bukan main gedhenya. Hampir Semua web pemerintahan yang domainnya go.id dibuat dari Joomla. Padahal kita tau dananya besar buat IT dan kita tau orang IT Indonesia banyak yang berpengalaman dan skill tinggi. Tapi biasanya kan orang pinter disingkirin kalo nggak bisa disetir. Untung aja Joomla susah ditembus, tahan DOS Attack. Kenapa mesti takut hacker kalo sistemnya kuat? KPU.. KPU… apa memang singkatannya Korupsi Pemilihan Umum? 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published.