Sosialisasi ICT Incubator di Yogyakarta

Yogyakarta – Dirjen Aplikasi Informatika KOMINFO, mengadakan Sosialisasi ICT Incubator dalam rangka menindaklanjuti UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilaksanakan di Hotel Grand Quality, Kamis (27/10/11) kemarin.

Acara yang dihadiri oleh beberapa peserta dari pemerintahan, perguruan tinggi dan calon wirausaha, wirausaha baru di bidang TIK dan beberapa komunitas ini diisi oleh Prof. Dr. M. Suyanto, MM selaku praktisi bisnis, Samuel Henry selaku praktisi game, Lukito Edi Nugroho pengamat ICT dan Hantianti Joedo selaku praktisi Animasi.

Dalam sambutannya, M. H. Munzoer yang mewakili Dirjen Aplikasi Informatika KEMENKOMINFO mengharapkan dengan adanya acara inkubator ini akan memberikan wadah bagi UKM produk kreatif yang berhubungan dengan ICT. Selain itu diharapkan para peserta dapat membuka lapangan kerja di bidang ICT dan Game Dev. Sehingga peluang-peluang pasar ICT ini tidak hanya dinikmati dan dimiliki oleh pengusaha Luar Negeri.

Acara yang dibagi dalam 2 sesi ini dibagi dengan beberapa tema, tema yang pertama adalah “Bagaimana menjual ICT Nasional ke Pasar Global?” yang diisi ole Prof. Dr. M. Suyanto, MM. Dalam presentasinya Prof. Yanto memberi gambaran bagaimana peluang usaha dalam industri ICT, dengan memberikan contoh bisnis seperti Apple, Amzon, etsy dll.

Tema kedua adalah “Industri TIK bidang Game”, praktisi Game yang menjadi pembicara kali ini adalah Samuel Henry M. Sitorus yang menjelaskan jenis-jenis game populer dan perkembangan Game Dev yang ada di Indonesia. Dari hasil pengamatan Praktisi Game ini banyak pengembang game lokal yang membuka kesempatan bagi game dev lokal untuk bersaing dengan SDM luar.

Dalam seminar ini tidak hanya praktisi saja yang menjadi pembicara, ada Ir. Lukito Edi Nugroho, M. Sc., Ph. D (pengamat ICT) yang memberikan materi “Kondisi Perkembangan Industri Kreatif di Bidang TIK”, Ir. Lukito menjelaskan kondisi industri TIK dan bagaimana komoditas TIK untuk Software dan game dev masih sangat kurang di Indonesia, dengan berbagai kendala dari keterbatasan sumber daya, pemodalan dalam fase pengembangan/scale-up produk, padahal Industri Kreatif tidak terbatas dan bersifat scalable.

Segmen terakhir yang diisi oleh tokoh pengembang Animasi Hanitianto Joedo berbicara tentang “Industri TIK Bidang Animasi”, dalam presentasiya Hanitiando Joedo menjelaskan bagaimana perkembangan film animasi yang ada di Indonesia dan bagaimana bisa bertahan dari waktu ke waktu dengan pembuatan: iklan, retail (film), outsourching.

Dengan adanya Sosialisasi ICT Incubator ini diharapkan pemerintah lebih memberikan kemudahan dalam perijinan, peminjaman modal dan menjadi fasilitator bagi UKM dengan bergerak di bidang ICT dan Game Dev dalam rangka memajukan ICT Indonesia.

About the Author

has written 175 stories on this site.

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Isi dan komentar tanggung jawab masing masing pengirim. Gambar yang ditampilkan dalam artikel tidak selamanya mencerminkan isi artikel atau produk .Hanya dipakai sebagai Ilustrasi berita.





Web Security Made Easy         > | © 2009   > Hosted by : Web Developer Jogja | WebQilat |
2019 | kabarIT.com. All rights reserved.
KabarIT merupakan techno blog yang menyajikan informasi seputar IT yang hangat dan menarik. Isi dan komentar tanggung jawab masing-masing komentar. Selengkapnya...