Ir. Lukito Edi Nugroho: Peran TIK dalam Perubahan Global


Kemajuan teknologi di bidang IT sangat pesat , misalnya microprocessor produk dari Intel yang bernama Core i7, sebuah chip yang hanya berukuran sekitar 216 mm persegi, berkecepatan 3GHz dan mempunyai komponen sekitar  995 juta transistor. Dahulu, masih belum ada barang semacam ini, ada tetapi masih berukuran besar. Ini artinya dalam bidang hardware terjadi miniaturisasi  ukuran. Demikian  ilustrasi kemajuan tehnologi yang disampaikan oleh Oleh Ir. Lukito Edi Nugroho M.Sc, Ph.D pada seminar Seminar IT : Trend Perubahan Global dan Peran TIK, Sabtu (15/10) di STMIK AMIKOM Yogyakarta.

 

Lebih jauh pak lukito menjelaskan, dalam bidang networking,  masalah kita yaitu masalah tentang address space yang kini memakai IPv4 (atau sekitar 4.294.967.296 space) hampir habis. Ini dikarenakan perkembangan teknologi dalam bidang networking sangat pesat sekali. Mungkin kalau tidak ada ilmu subnetting (pembagian network) kita sudah kehabisan space IPv4 sejak dulu-dulu. Seiring berjalannya waktu para pakar-pakar dunia dalam bidang networking berhasil menemukan solusi dengan menciptakan IPv6 (kapasitas = 3,4 x 10E38) atau sekitar 2128 . Kesimpulannya adalah penetrasi internet mendorong munculnya pervasive computing.  Suatu contoh sebagai bukti ialah sekarang mulai muncul teknologi baru kulkas yang dilengkapi dengan jaringan internet.

 

Kemajuan juga terjadi di bidang mobile. Ini terbukti bahwa adanya teknologi mobile yang sangat-sangat modern. Kita ambil contoh dulu Handphone tidak bisa terkoneksi dengan internet, tetapi sekarang Handphone memiliki teknologi tersebut.

 

Di dalam dunia maya kita sering menjupai istilah jejaring sosial. Nah, jejaring sosial disini bukan lagi sekedar sebuah aplikasi yang mengubungkan kita dengan rekan-rekan kita lewat internet melainkan telah berevolusi menjadi sebuah lingkungan yang seakan-akan kita merupakan bagian dari lingkungan tersebut. Maka dari itu kita harus pandai-pandai menempatkan diri kita dan memainkan peran kita di dua dunia yaitu dunia nyata dan dunia maya.

 

Kalau kita ingin mendengarkan radio kita harus menghidupkan radio terlebih dahulu. Kalau kita ingin membaca korn kita harus membeli koran terlebih dahulu. Kalau kita ingin melihat TV kita harus menyalakan TV dahulu. Tetapi sekarang ada yang lebih praktis, semua telah menjadi satu dalam sebuah internet walaupun sampai sekarang masih ada. Nah, proses ini sering disebut Konvergensi.

 

Dengan berkembangya teknologi sekarang ini juga berdampak bagi kita dalam hal melakukan sebuah pekerjaan. Misalkan pabrik mobil yang dulu memperkejakan manusia sekarang digantikan oleh robot. Contoh kedua adalah dalam bidang kesehatan, sekarang muncul peralatan operasi jarak jauh, jadi jika melakukan operasi tidak perlu bertatapan muka dengan si pasien.

 

Dalam menyikapi hal ini, Indonesia masih terbilang cukup tertinggal dalam bidang IT dibandingkan dengan negara-negara lain yang sudah maju. Ini terbukti dengan adanya masalah mengenai proyek pemerintah yaitu E-KTP masih diragukan, E-Goverment menempati peringkat 36 dari 50 negara. Ini berarti TIK belum bisa menjadi akselerator bagi pembangunan, ekonomi, dan sosial di masyarakat kita.

[ anif/aris]an si pasien.

 

About the Author

has written 100 stories on this site.

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Isi dan komentar tanggung jawab masing masing pengirim. Gambar yang ditampilkan dalam artikel tidak selamanya mencerminkan isi artikel atau produk .Hanya dipakai sebagai Ilustrasi berita.





Web Security Made Easy         > | © 2009   > Hosted by : Web Developer Jogja | WebQilat |
2017 | kabarIT.com. All rights reserved.
KabarIT merupakan techno blog yang menyajikan informasi seputar IT yang hangat dan menarik. Isi dan komentar tanggung jawab masing-masing komentar. Selengkapnya...