Samsung Siap Blokir Peluncuran iPhone 5

Meskipun generasi berikutnya dari Apple iPhone belum juga dirilis, dan tidak ada rincian yang pasti tentang perangkat yang diberikan. Namun dikutip oleh KabarIT dari Korea Times, Selasa (20/9/2011) Samsung musuh besar Apple sudah berencana untuk mencoba melarang penjualan produk iPhone 5 mendatang di Korea. Hal ini bisa jadi merupakan balas dendam Samsung atas insiden Jerman.

Pertempuran hukum antara dua perusahaan ini telah berkecamuk selama berbulan-bulan, sebelumnya Apple telah melarang penjualan Samsung Galaxy Tab serta beberapa varian smartphone Galaxy S di beberapa negara, termasuk Belanda dan Australia.

Kedua perusahaan ini saling menggugat satu sama lain, Samsung dianggap telah menyalin desain produk iPhone dan iPad, dan segera setelah hadirnya iPhone 5 di Korea Samsung akan menuntut Apple karena dianggap telah melanggar hak paten teknologi nirkabelnya.

“Selama iPhone memiliki kemampuan telekomunikasi mobile, maka Apple tidak akan bisa menjual produknya (di Korea) tanpa memakai paten kami. Kami akan tetap berpegang pada sikap yang kuat terhadap Apple di perang legal ini” kata seorang eksekutif senior Samsung.

Untuk sementara ini, Apple memenangkan gugatan paten, tetapi iPhone generasi berikutnya adalah salah satu gadget yang paling diantisipasi tahun ini. Jika Samsung harus mengatur untuk menunda peluncuran iPhone 5 walaupun hanya di Korea, itu akan menjadi kemunduran buruk bagi Apple.

About the Author

has written 175 stories on this site.

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Isi dan komentar tanggung jawab masing masing pengirim. Gambar yang ditampilkan dalam artikel tidak selamanya mencerminkan isi artikel atau produk .Hanya dipakai sebagai Ilustrasi berita.





Web Security Made Easy         > | © 2009   > Hosted by : Web Developer Jogja | WebQilat |
2017 | kabarIT.com. All rights reserved.
KabarIT merupakan techno blog yang menyajikan informasi seputar IT yang hangat dan menarik. Isi dan komentar tanggung jawab masing-masing komentar. Selengkapnya...