Paten Multitouch Merek Dagang Apple di Tolak

Apple sebelumnya telah mendaftarkan hak paten multi-touch untuk merek dagangnya pada 9 Januari 2007 lalu (tepat pada saat iPhone diumumkan ke publik). Namun dalam keputusan yang dijatuhkan oleh pengadilan merek dagang dan dewan perbandingan di United States Patent and Trademark Office (USPTO), telah menolaknya.

Menurut pengacara USPTO, istilah ‘multitouch’ telah menjadi istilah umum dan sudah banyak digunakan untuk mendeskripsikan teknologi touchscreen pada ponsel Android, tablet dan notebook. Penolakan paten yang diajukan oleh Apple bukan hal yang mengejutkan, karena istilah itu multitouch digunakan di era sebelum iPhone.

“Jadi, dari sebelumnya, kami menemukan bahwa multi-touch tidak hanya mengidentifikasi teknologi, tetapi juga menjelaskan bagaimana pengguna barang mengoperasikan perangkat”, demikian salah satu bunyi keputusan USPTO yang dikutip dari Macrumors, Rabu (28/9/2011).  Walaupun multitouch diterapkan untuk  berbagai penjualan produk Apple yang meraih kesuksesan, bukan berarti istilah itu memiliki ‘kekhasan’. Sehingga dewan memutuskan bahwa Apple belum memenuhi syarat untuk memiliki hak paten multitouch untuk merek dagangnya.

About the Author

has written 175 stories on this site.

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Isi dan komentar tanggung jawab masing masing pengirim. Gambar yang ditampilkan dalam artikel tidak selamanya mencerminkan isi artikel atau produk .Hanya dipakai sebagai Ilustrasi berita.





Web Security Made Easy         > | © 2009   > Hosted by : Web Developer Jogja | WebQilat |
2017 | kabarIT.com. All rights reserved.
KabarIT merupakan techno blog yang menyajikan informasi seputar IT yang hangat dan menarik. Isi dan komentar tanggung jawab masing-masing komentar. Selengkapnya...